Bersenandung Ria

Khazanah kali ini saya isi dengan lagu Ebied G Ade dan lagu ciptaan Untung. Kedua lagu ini sekalipun bukan ciptaan penulis web ini, tapi ia sudah sukar dipisah dengan dirinya. Jelasnya, lagu ini kesukaan saya. Siapa tahu di antara pembaca ada juga yang menyukai lagu ini. Lagu pertama, berjudul “Berita Kepada Kawan”, sedang lagu kedua adalah “Gubahanku”. Selamat angkat suara, bersenandung ria.

Berita Kepada Kawan

oleh: Ebiet G. Ade

 

Perjalanan ini

Trasa sangat menyedihkan

Sayang engkau tak duduk

Di sampingku kawan

Banyak cerita

Yang mestinya kau saksikan

Di tanah kering bebatuan

Tubuhku terguncang

Dihempas batu jalanan

 

Hati tergetar

menatap kering rerumputan

Perjalanan ini pun

Seperti jadi saksi

Gembala kecil

Menangis sedih …

Kawan coba dengar apa jawabnya

Ketika dia kutanya mengapa

Bapak ibunya tlah lama mati

Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut

Kukabarkan semuanya

Kepada karang kepada ombak

Kepada matahari

Tetapi semua diam

Tetapi semua bisu

Tinggal aku sendiri

Terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya

Mengapa di tanahku terjadi bencana

Mungkin Tuhan mulai bosan

Melihat tingkah kita

Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa

Atau alam mulai enggan

Bersahabat dengan kita

Coba kita bertanya pada

Rumput yang bergoyang

 

 

Gubahanku

oleh: Johan Untung

 

Kutuliskan lagu ini

Kupersembahkan padamu

Walau pun tiada indah

Syair lagu yang kugubah

Kuingatkan kepadamu

Akan janjiku padamu

Hanya satu pintaku

Jangan kau lupakan daku

Walau apa yang terjadi

Tabahkan hatimu slalu

Jangan sampai kau tergoda

Mulut manis yang berbisa

Setahun kita berpisah

Sewindu terasa sudah

Wahai gadis pujaanku

Cintaku hanya padamu
Cinta…ku…hanya…padamu…

(Salinan-ku)

402 thoughts on “Bersenandung Ria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *