Seminar Green Religion, Science & Technology Prospect and Challenge

Pagi Kamis ini, 19 November 2015, di Semarang dalam sehari, berlangsung seminar internasional bersama. Topik yang diangkat adalah tentang “Green Religion, Science and Technology Prospect and Challenge for Sustainable” Life (Agama Hijau, Sains, dan Teknologi: Prospek dan Tantangan untuk Hidup Berkelanjutan).

Kehidupan beragama yang hijau dan menginspirasi, begitulah kira-kira yang ingin diangkat menjadi pembicaraan bersama dalam seminar internasional bersama ini. Karena persoalan hidup beragama yang bisa tenang dan teduh, bukan hanya bisa pecah dari pikiran-pikiran yang terlepas, melainkan dari produk pemikiran bersama. Seminar ini merupakan kerjasama UIN Walisongo dan USIM (Universitas Sains dan Islam Malaysia), yang realisasinya dilaksanakan di Hotel Pandanaran, Lantai I. Para pembicara yang hadir, direncanakan adalah:

Pada Plenary Session I (10.00-12.00):

1. Prof. Dr. Soedharto P.Hadi, MES (Undip)

2. Dr. Mustoha Iskandar (Dirut Perhutani)

3. Dr. Habib Chirzin (Forum on Peace, Human Security & Development Studies)

4. Drs. H. Abu Hapsin, MA, Ph. D (UIN Walisongo)

5. Prof. Madya Dr. Awangku Abdul Rahman (USIM)

Plenary Session II (15.00-16.45):

Setelah acara makan siang, dan panel session dengan kelima pembicara, dan coffee break, maka acara berikutnya yaitu Plenary Session II. Mereka yang akan tampil berbicara, rencananya adalah:

1. Dr. Morgan Brigg (University of Queensland)

2. Prof. Dr. Mat Rofa bin Ismail (UPM)

3. Prof Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D (UNS Surakarta)

4. Prof. Dr. Hamdan Said (UTM)

5. Prof. Dato’ Dr. Mustafa Mohd Hanefah (USIM)

Seminar internasional bersama sehari ini, cukup khidmat berlangsung, dan selesai serta ditutup sekitar pukul 16.45-17.45 oleh pimpinan UIN Semarang  (Erf).

 

 

1 thought on “Seminar Green Religion, Science & Technology Prospect and Challenge

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *