Pengaruh Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru PAI

Seminggu setelah pelaksanaan promosi di Yogya, saya berkesempatan menguji disertasi doktor di IAIN Walisongo Semarang. Ketika itu, Kamis, 17 Juli 2014, Sdr Ikhrom, M.Ag, mempertahankan disertasinya yang diteliti dan dilaporkan sekitar 5-6 tahun dengan judul “Pengaruh Supervisi Pengawas PAI, Kompensasi, dan Kompetensi, Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru PAI SD Se-Kota Semarang.”

Permasalahan

Pembahasan disertasinya berusaha untuk menjawab enam pokok permasalahan yaitu: (1) adakah supervisi PPAI (X1), kompensasi (X2), dan kompetensi (X3) berpengaruh terhadap motivasi kerja (X4)?;

(2) adakah supervisi PPPAI (X1), kompensasi (X2), kompetensi (X3), berpengaruh terhadap kinerja (Y), baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui motivasi kerja (X1)?;

(3) apakah supervisi PPAI berpengaruh terhadap kinerja baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja?;

(4) apakah kompensasi berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja melalui motivasi kerja?;

(5) apakah kompetensi berpengaruh terhadap kinerja baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja; dan

(6) apakah motivasi kerja berpengaruh secara langsung dan tidak langsung terhadap kinerja?

20140717_165421

Metode

Penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis), yang bertujuan untuk menguji model yang dirancang atas dasar kajian teori ‘model hipotetik’. juga untuk mencari besarnya pengaruh variabel-variabel eksogen terhadap variabel indogen baik secara langsung maupun tidak langsung, menguji kecocokan model yang didasarkan pada data riset, dan melakukan penguraian korelasi antar variabel dengan melihat pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung, pengaruh total, dan pengaruh faktor lain.

Dari rumusan masalah yang dibuat, analisis data dilakukan melalui dua tahap sub struk tur. Sub struktur 1 untuk menganalisis pengaruh adakah supervisi PPAI (X1), kompensasi (X2), dan kompetensi (X3) terhadap motivasi kerja (X4)? Sub struktur 2 untuk menganalisis supervisi PPAI (X1), kompensasi (X2), kompetensi (X3) berpengaruh terhadap kinerja (Y), baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui motivasi kerja (X4). Selanjutnya, sub struktur 2 ini dianalisis lebih lanjut oleh promovendus, sehingga memunculkan 4 persamaan struktural, yang kemudian menjadi 4 pembahasan analisis jalur, yang ditelusuri lanjut oleh promovendus hingga membuahkan hasil dan analisis, yang darinya dapat ditarik kesimpulan.

Kesimpulan

Dari pembahasan disertasinya, promovendus akhirnya menarik kesimpulan disertasi, bahwa supervisi berpengaruh secara langsung terhadap kinerja tanpa melalui motivasi kerja. Kompensasi berpengaruh terhadap kinerja secara tidak langsung, karena harus melalui motivasi kerja. Sedangkan kompetensi berpengaruh secara langsung terhadap kinerja dan berpengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja melalui motivasi kerja.

Sidang promosi yang diketuai Prof Muhibbin M.Ag, Sekretaris Dr. Fatah Syukur, M.Ag, dan sebagai penguji: Dr. Achmad Rivasi (Eksternal), Prof. Ibnu Hadjar, Dr. Mustaqim, Prof. Erfan Soebahar (Penguji), Prof Madyo Ekosusilo (Promotor), dan Dr. Raharjo (Ko Promotor) menguji promovendus sekilat 60 menit, sedang selebihnya untuk dapat sidang penguji, menyampaikan pesan-pesan, foto bersama dan ucapan selamat kepada promovendus yang sudah resmi menjadi Dr. Ikhrom, M.Ag. (Erfan S).

1 thought on “Pengaruh Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru PAI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *