Hikmiyah: Memulai, Melanjutkan, Selesai Draft, Ngedit, dan Memublish

Membuat karya tulis adalah pekerjaan yang tidak boleh ditinggalkan bagi lestarinya peradaban. Pekerjaan ini adalah pekerjaan penting yang kerap menjadi pembeda antara mereka yang dapat kekal namanya dan mereka yang sama-sama pernah hidup namun tidak dikenang zaman dalam sepanjang waktu. Karena tulisan yang dipublish pada akhirnya mengekalkan nama penulisnya di hadapan zaman dari waktu ke waktu. Memulai: 1- Aktivitas menulis […]

Memperkokoh Daya Ingat Ketika Menghafalkan Teks Arab

Menghafalkan sesuatu, bukan hanya diperlukan ketekunan ketika kita benar-benar ingin menghafalkannya sehingga benar-benar menjadi milik kita yang mendarah daging dalam diri kita. Akan tetapi, suatu yang dihafal itu perlu juga dirawat, misalnya: selain dengan cara menuliskan dan menyalinnya dicatatan yang benar dan tepat yang mudah ketika dicari guna benar-benar dimiliki, catatan kita perlu sering-sering dibaca dan juga terus-menerus diulang dengan […]

Mendapat Telur Hari Ini atau Menunggu Ayamnya Besok Pagi

Berbuat baik yang bermanfaat sebaiknya dilakukan di waktu kapan, hari ini atau besok saja, sering merupakan teka-teki yang ingin dijawab oleh seseorang. Ada kalanya orang dengan belajar dari sejumlah pengalaman menjadi berhasil memperolehnya, namun tidak sedikt dari mereka yang gagal memperolehnya, karena mereka salah melakukan pertimbangan waktu yang tepat untuk apa yang ingin dilakukannya. Memperpendek jalan raya amaliah ke arah […]

Naik Derajat: Setelah Biasa Melakukan Tiga Hal

Sungguh tidak mudah dilupakan ungkapan guru-guru kita, yang dipetik dari ajaran agama Islam. Bahwa seseorang akan naik derajat karena tiga hal. Pertama, karena memiliki dan menguasai ilmu pengetahuan. Kedua, Karena akhlak (integritas) yang biasa dikakukan. Dan ketiga, karena sudah selalu membuang jauh-jauh sikap malas dalam dirinya (Erfan Subahar). Dibaca oleh : 32

Ungkapan Hikmiah Ke-38

381- Membimbing salat murid secara fungsional adalah tugas kolektif. Karena salat yang fokus menghadap diri rukhan wa jasadan ke Baitullah itu tidak cukup dengan hanya penanganan guru yang jam tugasnya terbatas di sekolah, hingga perlu kiprah orang tua, teman dekat, dan yang lain, yang tulus berjuang di jalan Allah  (Erfan Subahar). 382- Membangun kesejahteraan ekonomi dan kehidupan umat mesti disejajarkan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-37

371- Mendudukkan anak di pelaminan berarti menjadikan anak resmi dalam keluarga baru. Momennya adalah wahana bersedekah atas nama keluarga, atau forum sedekahan agar keluarga baru sehat, sejahtara, bahagia, bukan forum mencari untung sekalipun dikemas dalam acara ngunduh mantu (Erfan S). 372- Hidup benar-benar eksis bila melalui tiga tahap. Berawal dari iman mantap yang berproses dalam takwallah, melakukan disiplin harian secara […]

Ungkapan Hikmiah Ke-36

361- Sikap adalah perbuatan yang berdasar pada pendirian dan keyakinan. Maka sikap muslim yang ideal adalah tampilan akhlak karimah dan rasa kasih bagi sesama sebagai cermin dari rahmat bagi hidup maslahat di alam semesta (Erfan S). 362- Sikap muslim yang mesti tercermin dari pandangan hidup yang diyakininya cukup banyak, antara lain adalah jujur, disiplin, tekun, bertanggung jawab, sabar, tenang, dan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-35

351- Mengikuti pelatihan adalah cara yang membuat hidup terus berkembang. Baik yang dikemas dalam acara workshop, atau pelatihan menulis artikel, menulis jurnal, atau latihan interpreneurship,PLPG, semua berguna bagi upaya pengembangan diri ke depan (Erfan S, 21-8-2014).352- Mengikuti pelatihan akan bermuara dua keadaan, berkembang atau stagnan. Perkembangan selalu berangkat dari tekad kuat mengubah diri dengan kesadaran, sedang stagnan akibat suka memannjakan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-34

341- Meniru jejak Rasul saw dalam menggalang kerjasama antar penganut agama yang berbeda  bisa dilakukan di masa sekarang. Di kota Semarang forum kerjasama itu digalang dalam wadah Petamas, kependekatan dari Pemerintah,  Tokoh Agama, dan Masyarakat (Erfan S,  11-8-2014). 342- ‘Alaikum bi Sawadzil a’zham di masa sekarang, bisa saja adalah para ulama Indonesia; kita-kita ini. Pernyataan K.H. Mustafa Bisri itu saya […]

Ungkapan Hikmiah Ke-33

331- Kemampuan berprestasi tingkat dunia dari Indonesia nyaris tanapa batas. Pada bulan Ramadhan tahun 2014 ini kita dikejutkan oleh Musa, anak usia 5,5 tahun yang hafal Al-Qur’an 5 lembar sehari. Kemampuan hafalnya menyaingi Imam al-Syafi’i (Erfan S, 1-8-2014). 332- Nanda Rasyid adalah anak Indonesia yang secara autodidak menguasai Qiraah para Imam besar Timur Tengah. Reputasinya yang mendunia layak diapresiasi dengan […]