Dari Blog Menuju Web 2013

Menulis blog adalah melakukan perjalanan menulis. Menuliskan pengalaman di dalam kehidupan dari waktu ke waktu. Dari sehari ke sehari, tahu tahu menjadi berlembar lembar setelah beberapa bulan.

Idealnya, orang yang mendalami IT, dialah yang mestinya layak menulis dan mengisi lembar-lembar demi lembar blog. Namun, dalam kenyatan, tanpa ahli IT pun ngeblog bisa juga dilakukan sekalipun terseok-seok menghadapi jalan berliku.

Begitulah yang dialami penulis ketika terjun ngeblog dulu. Tak kurang dari tiga blog sudah pernah diterjuni. Mulai dari blog: Erfan Mengisi Kehidupan; Assunnah untuk kehidupan; serta Mawa Online. Ketiganya sama saya alami untuk menulis di media yang melatih diri berselancar dengan ngeblok. Dari suka dan duka ngeblog, tidak sedikit yang bisa diraih dari pengalaman itu.

Ngeblog jelas membuahkan pengalaman. Di media ini, para pemula atau mereka yang telaten belajar dan terus belajar ngeblog punya pengalaman yang banyak dan tentu saja gratis menuangkan tulisannya.

Secara teknis, kalau sehari menulis satu lembar artikel yang identik dengan 1.500-1.800 karakter, maka dalam setahun akan menghasilkan 360-365 halaman. Identik dengan menghasilkan naskah dua buku dengan ketebalan sedang, yang masing-masing minimal berisi 270.000-273.750 karakter.

Tentu bisa dibayangkan kalau menulis sudah 4 tahun,  akan diproduk 8 buku, yang berisi 1.095.000 karakter. Wouu. Luar biasa.

Memang tidak semua blogger bisa melakukan pekerjaan seperti yang sudah lancar menulis seperti di atas. Tapi, dengan menulis rutin seminggu 3 artikel yang masing-masing dua halaman saja, akan segera tampak hasilnya. Menulis di blog dalam perjalanan saya dahulu, belum sepenuhnya tertantang. Karena di samping kesibukan melayani mahasiswa, saya banyak mengajar. Dari situ, ketidakstabilan tensi, sering mesti dijawab yang kebanyakan juga dialami oleh para blogger yang belum terlatih.

Namun, dengan menjaga kesehatan secara baik melalui senam-senam yang memadai, banyak hal yang dapat dibuat di blog kita. Menulis, seperti apapun yang ditulis, adalah suatu khazanah. Nilainya tidak bisa dipandang sepele. Karena jika dinilai dari amaliahnya, ia tidak saja bisa dihargai sekadar setara dengan 2 buku dalam setahun. Atau ratusan ribu karakter huruf yang tertulis dalam 365 hari itu. Tetapi, kalau tulisan demi tulisan itu dilakukan dengan menyebut nama Allah (bismillah) dengan niat menyebarkan ilmu Allah Swt di depan bumi. Maka menulis selembar bisa dapat pahala berlipat, dari 10 ke 100 hingga 700 kali lipat pahala.

Dari situ, betapa hebat nilai kreativitas ngeblog jika dilihat dari prestasi setiap tahun. Semoga dengan tekun menulis, khazanah keilmuan dapat menjadi amaliah kita betapa pun sederhananya. Khazanah menulis blog, yang sejak kali ini sudah dialihkan ke menulis web, diikhtiarkan sebagai sarana berbagi bagi sesama. Untuk maksud itu, terima kasih buat Ananda Moh. Nabiel Erfan, yang disela-sela studinya, masih menyiapkan diri “berjuang” menata tulisan demi tulisan ayahnya yang bertebaran dari waktu ke waktu; untuk  menjadi naskah yang layak dibaca sehingga lebih berharga bagi khazanah, yang jika nanti sudah tertimbun akan merupakan buah istiqamah-nya bagi kehidupan ini. Semoga Allah memanjangkan usianya, mengangkat derajatnya, dan memberkahi seluruh sisa hidupnya, Amin. (Erfan Subahar; 18-4-13; 8.30)

 

1225

1,225 thoughts on “Dari Blog Menuju Web 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *