Mengenal Cakupan Ajaran Islam

Begitu menyimak dari dekat ajaran Islam, banyak kalangan sadar betapa luasnya ajaran agama ini. Keluasan agama Islam sebab ajaran itu diturunkan oleh Pencipta manusia, yang benar-benar Maha Tahu apa yang dibutuhkan olen manusia di dalam kehidupan ini. Pencipta manusia itu mengenalkan dirinya dengan Nama Allah, yang Mencipta serta Memelihara Alam Semesta ini, melalui kitab sucinya yaitu Al-Qur’an al-Karim.

Seberapa jauhkah sebenarnya cakupan ajaran Islam di dalam kehidupan? Berikut ini diantaranya dapat dijelaskan melalui sebuah paragraf kecil sebagai bahan renungan.

Islam diyakini oleh para ilmuwan mencakup bidang yang luas, tidak hanya mencakup pengetahuan , melainkan juga bidang sosial-politik, sekaligus etika atau moral.

1- Ajarannya bersumber dari wahyu Allah yang tertulis dalam Al-Qur’an serta Hadis. Al-Qur’an yang terdiri atas 6.236 ayat, 30 juz, 114 surat menyampaikan ajaran yang luas, yang disebut ayat-ayat Qur’aniyah. Selain itu, yang tercantum di alam semesta juga ayat-ayat Tuhan, yang disebut ayat-ayat Kauniyah. Hadis, selain menjelaskan isi umum dan globar dari Al-Qur’an juga menyampaikan hukum yang merupakan kewenangan Nabi saw atas izin Allah Swt.

2- Ajarannya turun dalam masa sekitar 23 tahun,  sehingga dapat menjawab banyak peristiwa dalam kehidupan masyarakat. Dengan masa 22 tabun 9 bulan 13 hari itu, banyak ajaran yang dapat ditulis oleh masyarakat pada masa Nabi, yang dikenal dengan sahabat. Selain menulis ajaran, sahabat menghafalkan ajaran, serta mengamalkan ajaran Islam pada masa Nabi. Bahkan, jika ada persoalan yang terjadi pada masa itu mereka dapat menanyakan langsung kepada Nabi saw.

3- Pokok-pokok ajarannya selain berisi  akidah,  ibadah, mu’amalah, juga akhlak. Empat bidang inilah yang menjadikan Islam benar-benar tidak hanya berupa pengetahuan keagamaan, tetapi mencakup bidang yang luas yakni sosial-kemasyarakatan atau sosial politik, bahkan juga etika dalam kehidupan. Maka tidak heran jika pada masanya,  Nabi Muhammad selain menjadi Rasul juga pernah menjadi Kepala Negara.

4- Nabi Muhammad saw selain menyampaikan ajaran, juga teladan bagi umat manusia. Mantapnya Islam terlihat dari pribadi penyampai ajaran. Nabi Muhammad selain seorang Rasul  yang menyampaikan ajaran Rahmat bagi seluruh alam, pribadinya merupakan profil teladan bagi kehidupan ini. Dari pribadinya, banyak contoh perilaku baik yang dapat dipetik di dalam kehidupan ini.

Singkatnya, ajaran Islam memiliki cakupan yang luas, yang dapat dipetik manfaatnya bagi kehidupan sekarang dan yang akan datang (Erfan Subahar).

Leave a Reply

Your email address will not be published.