Menghadiri Akad Nikah Nanda Sirrul Muna di Masjid al-Aqsha Menara Kudus

Pada hari Rabu, 17 Jumadil Ula 1443/22 Desember 2021, silaturahmi diarahkan ke Kota Kudus. Kalau sebelumnya bepergian mengendarai Bus Antar Provinsi, maka pada kesempatan ini, karena jaraknya tidak begitu jauh, perjalanan ditempuh dengan mengendarai kendaraan pribadi dan sekaligus saya supiri sendiri. Berangkat menuju Kudus pukul 5.08 pagi, dan pulangnya dari Kudus, berangkat pulang pukul 13.00, pas beberapa waktu setelah Adzan salah Zhuhur.

Akad Nikah On Time
Akad yang dilangsungkan di Masjid al-Aqsha Menara Kudus biasa berlangsung on time. Jadwal yang disepakati misalnya biasa berlangsung pada pukul 7.00 pagi hari yang dilaksanakan benar-benar sesuai waktu yang disepakati; tidak molor dan tidak maju. Untung saya berangkat dari rumah di Ngaliyan Semarang pada pukul 5.00 lewat sekian, sehingga kendaraan dengan dipacu secara berhati-hati antara 60-80 dapat nututi seberapa waktu yang akan ditempuh. Dan ternyata pukul 6.45 saya sudah bisa duduk di tempat acara, sehingga dapat tenang menunggu waktu yang ditetapkan.

Duduk Mendampingi Penganten bersama Mas Hanafi
Saya ke Kudus dengan memakai Jas hitam, dengan hem berlengan pendek dan sarung BHS. Beberapa Kiai yang diundang, banyak memakai pakaian safari plus sarung batik, juga banyak yang berjas dengan sarung yang layak pakai. Dari situ kesan formal acara dan khidmat cukup terasa di antara kita.

Akad diimbangi dengan Tahlil kpd Ahli Kubur
Setelah diawali dengan hadhrah, diikiuti dengan pembacaan ayat suci al-Quran, maka sebelum akad, didahului dengan tahlil ringkas. Pada akad nikah, karena ayah sang penganten puteri sudah wafat, maka yang mengawinkan penganten putri adalah dimohonkan kepada Kiai Ulin Nuha. Saya duduk mendampingi penganten, dan doa disampaikan oleh Pak Nur Halim.


Acara berlangsung dengan khidmah, diakhiri dengan minum teh hangat dan penyampaian berkat kepada semua undangan yang hadir.

Pukul 10.00 Walimatul ‘Arus di Pihak Puteri
Ternyata rumah penganten putri berdekatan dengan TBS Kudus. Atau tepatnya, bisa dilalui dengan menaiki kendaraan roda empat, lalu diparkir depan gedung TBS atau gedung Kelurahan Kajeksan Kudus. Setelah itu, menuju acara bisa ditempuh dengan naik sepeda motor atau berjalan kaki menuju tempat acara walimah penganten (Erfan Subahar).

Leave a Reply

Your email address will not be published.