Menjelang Pelantikan Presiden
Dua puluh satu hari menjelang pelantikan presiden NKRI terpilih, ada 8 hal yang dicatat oleh web ini. Hal dimaksud adalah sbb:
1- Pilkada Langsung atau pilihan DPR.
Dari DPR kita sudah jelas apa keputusan yang sudah diambilnya, begitu juga dari penolakan MK untuk meninjau UUnya, seperti yang sudah bisa diduga sebelumnya.
2- jalan Daendels dekat Semarang dan Genuk Kerap Macet
Prasarana yang dilalui umum di seputar Semarang, antara Mangkang Krapyak dan Genuk menuju Demak kerap macet. Kedua ruas jalan itu sekadang sedang sama dicor, mirip yang dialami Ungaran ketika tengah dicor beberapa bulan yang lalu.
3- Cuaca di Semarang panas hingga sering 36 derajat.
Walau tidak sampai kekurangan air, suasana di Semarang terasa sangat kering. Daun-daun pintu terlihat seperti daging sapi yang dibuat dendeng. Rerumputan yang terlewat satu dua hari tidak disiram langsung kering.
4- Tunjangan kependidikan terasa tersendat.
Kalau ini bukan hanya di minggu-minggu terakhir, tetapi
beberapa bulan sebelumnya sudah terbaca. Kondisi ini tidak hanya mengenai tunjangan, tetapi juga lambatnya pembayaran dana-dana pelatihan guru, PPLK, dll.
5- Banyak politikus mempertajam daya ciumnya.
Dimana ada gula di situ ada semut, adalah juga berlaku bagi kondisi menjelang pergantian pemerintahan. Para politikus banyak dibaca di koran, bermain lincah, seperti semut yang beraksi ketika dari jauh atau dari dekat terendus gula. Bagi mencapai cita-citanya, banyak trik dimainkan dalam dunia yang satubini.
6- Rakyat umum ingin tahu apa trik hebat Pak SBY.
Bukan Pak SBY orangnya kalau grusa grusu. Presiden ini kuat memegang kesantunan dalam pemerintahannya, sehingga walau di sana sini ada kekurangan, pada pemerinyahan beliau tetap ada yang terlihat unggul. Misalnya soal demokrasi dalam dua kali Pilpres, kondisi ekonomi yang tetap lancar dengan bukti banyaknya mobil dan sepeda motor yang memenuhi jalan.
7. Senin 29-9-2019, Undip dan Unnes punya Rektor baru.
Kedua perguruan tinggi ini dekat dengan IAIN baik dalam bidang akademik maupun kemahasiswaan. Pada hari Senin kemaren, ia sudah berhasil memilih Rektornya; tinggal menunggu pelantikan. Rektor Undip yang tinggal dilantik itu adalah Prof Muhammad Nasir, sedang Rektor Unnes adalah Prof. Fathur Rahman. Selamat Prof.
8. Dunia mencatat dampak IS atau ISIS dan Ulah Israel
IS tampaknya versi baru dari Al-Qaedah, menurut suatu analisis karena caranya cukup menggetarkan hati dan menantang negara-negara besar. Sedang Israel, adalah negara kecil yang seperti tidak pernah tidur. Kejelian nya menampakkan prilaku awas, jeli, dan gesit, hingga siapapun yang menganggap sepele bisa terpukul oleh pendapatnya sendiri. Sampai sekaran, Israel tetap tidak bisa disepelekan.
Demikian catatan ini kita buat, sambil menunggu trik akhir Bapak SBY, presiden kita yang akan meninggalkan kita dengan legawa tidak lama lagi (Erfan S).