Orientasi Pengabdian: Berbuat Nyata di Saat Sekarang, Hasilnya Bukit Harapan di Masa Depan

Bagi yang sadar akan pengabdian yang dilakukannya di dalam kehidupan, maka data tertulis dari aktivitas sehari-hari berkenaan dengan tugas di suatu institusi perlu diberi makna. Data baginya bisa dimaknai bukan hanya dokumen yang pernah lewat di dalam kehidupan pada masa lalu. Akan tetapi ia perlu diberi makna bagi masa yang dijalani sekarang dalam ukiran waktu, yang prestastif atau tidak mesti berasal dari apa saja aktivitas yang diproses pada masa sekarang dari hari-hari aktivitas yang dihadapi. Hal itu disebabkan bahwa dari masa-masa sekarang yang diukir denga  benar dan baik serta indah, akan menorehkkan gambaran masa depan yang bisa ditelurur dari hari demi hari di masa sekarang yang sudah berjalan secara akumulatif.
Maka pantaslah, begitu suatu pengabdian berjalan beberapa tahun, tanpa begitu terasa sudah banyak lembaran data-data dari Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Bidang Pendidikan, Peneliian, Pengabdian dan Penunjang yang menumpuk di kumpulan arsip-arsip kita.

Dokumentasi Berharga
Di tangan orang-orang yang mengetahui banyak hal tentang makna data atau fakta, maka lembar demi lembar jadwal kegiatan pendidikan, penelitian, atau pelatihan atau pengabdian atau penunjangnya merupakan lembar-lembar yang memiliki makna. Oleh karena itu, dari hari ke hari dibuatlah jurnal atau agenda kegiatan, yang dicatatnya dengan rapi, mengingat pada waktunya nanti suaru data atau fakta bisa direkonstruksi menjadi kisah nyata atau laporan kegiatan yang tentu saja bisa naik menjadi kisah bersejarah yang dapat diberi interpretasi menjadi suatu yang jelas dan penuh makna.

Diproses ke Bagian Kepegawaian
Jika diproses ke bagian kepegawaian saja, data-data itu dapat diproses menurut klasifikasi yang bernilai, sehingga angka demi angka yang bertambah telah menjadi kan seseorang bisa dinilai untuk kemudian dinaikkan pangkatnya dari satu tahap ke tahapan yang ada di atasnya. Orang pun mengatakan bahwa si Fulan telah naik pangkat atau jabatan pada institusi yang diabdinya selama ini.

Naik Jabatan Naik pula Keridhaan Pencipta
Yang tidak bisa ditutup-tutupi adalah bahwa seseorang yang tulus di dalam beraktivitas, tentu harus memiliki pegangan di dalam keseharian kehidupannya, yaitu bagaimana dia mestinya bisa menyiapkan diri dengan suatu ikhtiar agar tidak sia-sia dari waktu panjang pengabdiannya. Diisi dengan hal-hal yang manfaat dan maslahat yang menjadikannya berkah. Karena waktu pengabdian bisa berjalan paralel dengan masa depan yang ingin dicetaknya (Erfan Subahar).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: