Tips Membina Putera/i Berdisiplin Shalih dan Tangguh

Menyiapkan putera-putera salih-salihah yang disiplin bukan pekerjaan sampingan, melainkan aktivitas yang perlu disiapkan secara serius sejak dini. Dengan cara menyiapkannya lebih dini, mereka lebih memiliki harapan untuk bisa hebat sejak kecil, dan tinggal memperhebat lagi setelah tumbuh dan berkembang di dalam kelanjutan perjalanan mereka meniti proses hidupnya.

Dengan cara seperti apa sebaiknya kita melakukan kesiapan ke arah sana? Beberapa tips berikut layak dicoba dalam mengarahkannya:

1- Biasakan anak sejak lahir, terus ditempa disiplinnya dengan mencontoh kita. Karena sebenarnya mereka sejak kecil sudah aktif memotret kita sebagai orang tua atau lingkungan yang diri mereka siap anak memotretnya. Dalam proses ini, yang layak dipersiapkan dari diri kita: jangan sekali-kali kita mencontohi jelek dengan prilaku jelek apapun di depan anak, karena mereka selalin dapat memotret perilaku baik dia atau mereka dapat juga memotret keburukan yang dilakukan oleh lingkungan terdekatnya baik orang tua, pembantunya, atau saudaranya.

2- Biasakan anak sejak dini mendengarkan dan menirukan bacaan ayat Al-Quran. Ini sangat baik jika yang bersuara itu, dari suara emas kedua orang tuanya, karena sangat mudah dikenali oleh anak-anak kita. Kalau ortunya kurang berkemampuan di situ, bisa mendownload suara-suara emas Qari’ tingkat dunia yang sudah mudah didapat di sejumlah program Google.

3- Salat berjamaah bersama keluarga dibiasakan, bukan hanya oleh orang tua, sedapat mungkin juga anak-anak kita sedari kecil. Karena anak-anak yang masih kecil itu sangat memerlukan pembiasaan afektif dan motorik dari lingkungannya untuk menuji kedewasaannya. Kita jangan terlalu memusingkan penghebatan kognitif anak dulu di bidang disiplin ketika mereka masih kecil berkaitan dengan pembiasaan beribadahnya, sebab ada waktunya mereka itu diperhebat sejalan dengan perkembangan usianya.

4- Begitu masuh usia baligh mulailah mengimbangi aktivitas-aktivitas kedisiplinan dengan dongkrak kognitif. Sebab, anak kita diam-diam memerlukan tempaan kognitif pada usia balighnya. Dan disamping itu, ternyata hal-hal yang berbau kognitif itu juga memiliki sumbangan yang lumayan bagi menempa keadaan tumbuh kembang disiplin anak-anak kita.

Demikian antara lain cara membawa putera-puteri kita tumbuh menjadi salih atau salihah dan tangguh. Tulisan ini bisa saya sempurnakan lagi (Erfan Subahar)

1087

1,087 thoughts on “Tips Membina Putera/i Berdisiplin Shalih dan Tangguh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *