Semarang Bersolawat Bersama Habib Syekh: Menjelang Awal Tahun 2022

Mengakhiri tahun 2021 setiap manusia yang berpikiran normal menginginkan untuk melakukan yang terbaik untuk negara atau Tanah Airnya. Sejak kota-kabupaten, provinsi, juga penduduk dari suatu negeri, mereka tentu menginginkan perbaikan nasib. Oleh karena itu, beberapa ikhtiar biasa dilakukan menjelang berakhirnya tahun 2021 yang sudah dihadapi bersama, guna menyongsong tahun ke depan 2022 yang juga akan sama dihadapi.

Sudah Hampir 2 Tahun Pandemi Covid 19
Sejak pertengahan bulan Maret 2020 sudah sama dimaklumi masyarakat Indonesia, bahkan juga masyarakat dunia yang sama mengalami ujian, yakni menghadapi Pandemi Covid 19. Dari masa itu, dunia sama merasakan ujian berat, yakni pertaruhan nyawa dari penduduk tiap-tiap negara. Disebutlah ujian bersama itu dengan Pandemi Covid 19, dimana virusnya menyerang penduduk seluruh negara (dengan beberapa kekecualian yang tidak terkena, dengan jumlah yang tidak banyak).
Hampir tanpa kecuali, negara-negara besar seperti Amerika, Inggris, Prancis, India juga Cina hingga negara kecil yang modern seperti Singapura dan Brunei Darussalam, sudah terkena penyakit di dalam Pandemi Covid ini.

Ingin Perbaikan: Sejahtera dan Berkah
Dengan pengalaman bersama, yang banyak merenggut kurban, maka sudah merupakan kelayakan apabila pada tahun-tahun 2020-2021, acara akhir tahun untuk diadakan selamatan. Akan tetapi, situasi riskan menghantui banyak pihak untuk mengadakan acara seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan begitu, maka memilih yang lebih maslahat dan selamat akan menjadi pilihan yang disepakati.

Untuk akhir tahun 2021, dalam situasi yang penuh kehati-hatian, pemerintah kota Semarang, mengadakan acara khusus dengan penuh kehati-hatian, Maka itulah yang menjadikan kora Semarang memilih yang banyak memberi peluang manfaaf dan maslahat, yang bisa diharapkan mengetuk “pintu langit”, bagi diterimanya permohonan bersama di akhir tahun 2021. Nah, inisiatif itulah yang menjadikan Semarang memiih acara bersolawat di akhir tahun 2021, sebelum beberapa jam kemudian memasuki tahun baru 2022.

Doa, Solawat, dan Doa
Inti Acara mencakup doa, lalu sekumpulan solawat, lalu doa lagi. Ketika coba dirangkum maka agenda acaranya dimulai dengan Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Ayat2 Suci Al-Quran, Pengantar acara dan Doa pembuka oleh Ketum MUI Provinsi Jateng, Sambutan Walikota Semarang oleh Dr Hendrar Prihadi SE, MM., Solawat dalam Nada bersama Habil Syekh dari Solo, diakhiri doa Penutup oleh Ketum MUI Kota Semarang (Erfan Subahar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.