Ungkapan Hikmiyah Ke-9

81. Menulis bisa menjadi sebutan bagi banyak aktifitas. Dari sekadar menyoret kertas yang kosong, menulis SMS, menyalin kutipan, membuat dan menyalin surat, mencatat suatu perjanjian, mengetik data, sampai pada konsisten membuat artikal atau ungkap- an  yang berharga. Yang terakhirlah sang arsitek sejarah (Erfan S, 8-12-2013).

82. Yang menjadi pengekal nama baik anak Adam sejak masa Nabi Idris a.s. sampai tibanya Hari Kiamat adalah aktivitas sadar menulis ide, atau gagasan, atau kebijakan di dalam kehidupan ini (Erfan S, 9-12-2013).

83. Kapankah sebenarnya oknum mau berhenti berlaku korup bagi negara sendiri. Bukankah itu perilaku penjajah, yang ditanamkan para kolonial masa dahulu, baik dengan dalih berdagang, pura-pura bersahabat tapi ngaret, dan sekarang malah dilakukan oleh anda yang korup? (Erfan S, 10-12-2013).

84. Menjelang pemilu 2014, Indonesia jalan terus. Korupsi dan keburukan diberantas untuk ditinggalkan, lalu kita semua rakyat dan pemimpin bangkit, siap diri menjadi negeri yang uangnya bernilai tinggi, ilmuwannya dihargai secara arif, dan rakyatnya dapat akrab, ramah, dan bermartabat dalam hidup sahari-hari (Erfan S, 11-12-2013).

85. Perlu ada etika yang nyata di negara ini. Pasca pemilu 2014, tugas Presiden hingga rakyat kelas terbawah yang mendesak adalah menanamkan dan memperkuat etika bagi  bangsa Indonesia untuk hidup bersatu dan kompak guna menyambut ufuk Indonesia sejahtera dan makmur di atas 17.000 pulau ini (Erfan S, 11-12-2013).

86. Indonesia, tetaplah berjuang. Tetaplah engkau maju, dengan korupsi dan semua keburukan diperangi hingga habis. Karena namamu ke depan, sudah disongsong oleh generasi, yang semoga baik dan lebih baik dari sekarang, yang tetap tahu sejarah dan insya Allah mereka berjuang bagi memperhebat negeri ini (Erfan S, 12-12-2013).

87. Modal maju Indonesia, sudah cukup. Berdamailah engkau dengan dirimu, sekarang. Paling tidak hingga akhir Desember 2013. Selebihnya, bersiaplah untuk sukses pemilku, sukses sebagai bangsa; borok korupsimu dan rasa malas berpayah-payahmu dibuang, ganti ia dengan kemajuan sejak 2014 ini (Erfan S, 13-12-2013).

88. Bagitu agung syari’at Allah, dua insan manusia yang asalnya haram berhubungan diberikan way out menjadi halal dengan melakukan pernikahan. Dengan membayar mas- kawin, sang pria dihalalkan memperistri pasangannya dibolelkan melihat dan menjaganya apa-apa yang tadinya menjadi kawasan terlarang (Erfan S, 14-12-2013).

89. Begitu nikmat menjadi rakyat Indonesia, di sini kadang untuk mempersunting istri yang halal cukup dengan membayar maskawin Al-Qur’an. Tentu, maskawin itu menuntut bagi sang suami untuk mengajarkannya kepada sang istri (Erfan S, 15-12-2013).

90. Suatu renungan bagi keluarga muslim, pentingnya menjaga putera kita tetap terjaga kemaluannya sampai tiba waktu akadnikahnya. Karena dengan penjagaan diri hingga tiba ke waktu terakhir lajangnya maka di situlah mereka punya keberhargaan diri menalukkan nafsunya sebelum merasakan nikmat madu-nya (Erfan S, 16-12-2013).

774 thoughts on “Ungkapan Hikmiyah Ke-9

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *