Keselamatan: Diperleh dari yang Optimis Menjadikan Allah al-Iqtidak ‘anil Musykilah

Cara memandang wabah sebenarnya adalah juga makhluk Allah, dengan terus menempa diri dengan berzikir dan berdoa atau beribadah pada pagi, sore dan malam hari di jalan Allah mempertegas suatu optimistis jamaah. Siyasat yang kadang mendebarkan hati tetapi akhirnya juga memperoleh solusi dengan: jangan pernah menyerah, komunitas jamaah tetap selalu disaring agar tidak ada dari kalangan yang datang dar orang luar, atau mesti tetap jamaah homogin cukup mencengangkan. Bukti-bukti edukasi di lapangan atas komunitas ini — tentu saja masih perlu proses penelitian — selamat menuju ke arah akhir dari proses selamat dari Covid 19.

Bahan ini, agaknya tetap diduga keras sebagai solusi dari mereka yang optimis beriqtidak secara bijak dari mohon pertolongan Allah; bisa diteliti untuk tindak lanjut ke depan. Siapa tahu akan ada manfaatnya (Erf).

1 thought on “Keselamatan: Diperleh dari yang Optimis Menjadikan Allah al-Iqtidak ‘anil Musykilah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *