Moh Nabiel Erfan: Mencari Solusi Seimbang Antara Tugas, Studi, Berkeluarga

Di antara tradisi kecil keluarga kami, kalau berulang tahun biasanya mengadakan acara bertatap muka. Entah apapun bentuknya, bahwa hari lahir itu mesti diberi perhatian bersama. Sebab, dengan memperhatikan hari kelahiran berarti sama maknanya dengan kita memperhatikan perlunya bersyukur karena dianugerahi Allah usia untuk dapatnya mengabdi dan memikirkan solusi terbaik bagi kita dan sesama.

Saling Sapa di WA

Sapaan via WAG adalah wahana temu bersama atau silaturahmi yang bisa dilakukan. Mulai bakda subuh, siapa yang sudah merasa siap, biasanya langsung mengucapkan selamat berulang tahun kepada siapa saja yang pada saat itu berulang tahun. Bisa saja itu ottu, anak-anak kami, anak mantu, hingga cucu dari yang besar hingga yang baru lahir. Dari 8 cucu kami, yang pertama sudah lulus kelas 6 MI, sedang yang baru lahir, baru berumur dua bulan, yang lahir pada tanggal 2 Mei 2020 lalu.

Manakala benar-benar sibuk, maka minimal WA inilah yang terus kami jadikan pengontak termudah untuk kami lakukan. Di luar itu semua. Tanpa kami beritahu, istri saya Lathifah, (Eyang Putri), bisasanya mengeluakan dana untuk memasak nasi 8-10 piring dengan lauk gudangan dll, kita sedekahkan atau barkan ke beberapa tangga di sekitar rumah kami.

Nabiel, yang tidak sempat pulang di ulang tahunnya yang lalu karena pandemi Covid 19, selain diacarai ulang tahun via WAG juga menggunakan selamatan sederhana, karena dia berada dilapangan tugas selama dua hari. Namun, kebiasaannya pulang di hari ulang tahun, juga di hari raya, menyulitkannya untuk diganti dengan sarana yang lain. Akhirnya pada hari Ahad kemaren, 5 Juli 2020, sampailah dia ke kota kelahirannya Ngaliyan Semarang.

Selamatan sederhana di Ortu Semarang

Selamatan di Ortu, tidak selalu dengan lauk kesukaan bersama. Namun, bisa bervariasi sesuai dengan kesepakatan. Kadang ada bakso kesukaan bersama. Kadang disemati, disertasi roti dan kue ulang tahun. Tetapi, yang tidak pernah kami tinggalkan adalah adalah dzikir atau tahlil pendek, agar kami senantiasa sehat, bugar, lancar rezeki, berkah, dan selamat bagi yang sama kontak dan bagi keselamatan ahli kubur.

Ultah Online

Ada kondisi yang membuat kita benar-benar semua harus memasuki di tahun 2020. Yaitu ketika seluruh dunia sama berada di masa Covid 19. Konon hanya 13 Negara yang tidak terkena. Saat serawungan mula mengalami kendala, padahal pertemuan-pertemuan mestilah diadakan. Maka, melalui online, kita bisa menempuh acara-acara dalam banyak versi. Seminar, Workshop, Halal Bihalal, Pertemuan Keluarga, tentu juga acara ulang tahun, menantang untuk menggunakan ulang tahun.

Tentu banyak hal yang bisa dilakukan di acara terakhir ini, selain ulang tahun. Berbicara mengenai tugas, studi lanjut yang bermanfaat untuk mendongkrak karir ke depan. Juga berkeluarga. Dapat diproses lanjut acaranya melalui online ini.

Nabiel, dalam kepulangan kali ini sempat berembuk mengenai tiga hal di atas, dalam rangka menyiapkan anugerah Allah yang biasa diberikan kepada hamba-Nya dalam rangka antisipasi yang bisa didapat dengan cara bergerak untuk menyambutnya. Tahu 2020 inikah atau tahun setelahnya, yang bisa dimusyawarahkan, dirembuk pantas, dan menerima masukan dari banyak pihak dalam rangka menyambut-Nya insya Allah (Erfan).

1 thought on “Moh Nabiel Erfan: Mencari Solusi Seimbang Antara Tugas, Studi, Berkeluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: