Mengisi SKP dan BKD: Para Dosen Ditantang Latihan, Sulitkah?

Hingga akhir bulan Juli 2017 di Kampus UIN Walisongo, para dosen ditantang untuk latihan mengisi kegiatan administrasi berkenaan dengan kewajiban laporan bagi tiap-tiap pribadi.  Selain latihan untuk mengisi kegiatan laporan berkenaan dengan SKP (Sistem Kinerja Pegawai) yang sekarang lebih dieksplisitkan dengan sebutan remunerasi, para dosen juga ditantang untuk melakukan latihan berkenaan dengan pengisian BKD (Beban Kinerja Dosen).

Meliputi kegiatan apa sajakah SKP itu dan meliputi apa juga BKD itu. Apa saja kegiatannya, dan dapatkah suasana yang rumit ini dicarikan solusi bagi mempermudahnya?

Laporan SKP

Semua yang dilakukan dosen dalam satu semester, biasanya di akhir semester sudah terkoleksi semua aktivitasnya. Masing-masing dari aktivitas itu dilaporkan dalam bentuk kategori-kategori, sehingga mudah diketahui dan dihitung secara lugas dengan cukup jelas. Semua dapat dilihat dengan rinci secara keseluruhan sehingga mudah dilihat, mana yang dapat dilihat dalam keutuhan kegiatan dalam daftar remunerasi, dan mana yang dapat dialihkan sebagai laporan yang dibutuhkan untuk tri dharma perguruan tinggi, yang jumlah terpentingnya masuk di dalam jumlah yang wajib lapor antara 12-16 SKS. Selebihnya, akan menjadi laporan yang dikategorikan sebagai remonerasi.

Laporan BKD  

Laporan beban kinerja dosen, tidak jauh dari apa yang sudah dialami dalam daftar laporan BKD yang sudah dimaklumi dalam kegiatan kinerja dosen. Setelah membuat perencanaan, maka di saat BKD tiba waktu untuk dilaporkan maka pengisiannya dilaporkan setahap demi setahap, dimulai dari dikjar, penelitian, pengabdian, dan penunjangnya. Semua diusahakan minimal berisi 12 SKS dan maksimal cukup 16 SKS.                                      Setelah membaca dan mengetahui sedang pada tahap mana kita mengisi, maka ketika berada di bagian tahap yang kita isi, di situlah kita tidak boleh lupa: setelah mengeklik isi apa yang akan kita isi, maka dicarilah apa yang akan diisikan untuk setiap tahap dengan mengeklik satu atau dua sekaligus, baru kemudian kita mengeklik browsing sebagai pertanda masing-masing siap untuk diisikan dan kemudian disimpan. Dengan telah melakukan penyimpan dengan mengecek berapa SKS yang kita isi, maka akan diperoleh setelahnya jawaban bahwa yang kita browsing iytu sudah disimpan. 

Dengan telah selesainya penyimpanan data atau bukti dari apa yang kita isi di tiap-tiap tahap maka pekerjaan pengisian BKD sudah mendekati selesai. Setelah masing-masing dari pengisian itu disimpan, sempatkan kita meneliti apa yang kita isikan itu sekali lagi. Diikuti kemudian dengan mengeklik kesimpulan, sudah memenuhi syaratkan apa yang sudah kita isinya itu baik secara kualitas maupun kuantitasnya pengisian BKD yang kita buat. Pengisian yang berkualitas, akan ditandandai dengan indikator yang diungkap dengan kata memenuhi, sementara pengisian yang mencukupi kuantitasnya apabila telah memenuhi prasyarat jumlah isinya yaitu yang diungkap dengan jumlah antara 12-16. Semoga manfaat  (Erf).  

Leave a Reply

Your email address will not be published.