Kunjungan ke Malaysia 1984-1986

Pada tahun 1984, tepatnya 1 Juni 1984, kami berkunjung ke Malaysia. Sebanyak 5 orang sama menuju ke Negara Bagian Terengganu. Tujuannya mengadakan kunjungan kerja ke Kantor Jheat, Jabatan Hal Ehwal Agama Terengganu. Yaitu ke salah satu Kantor Departemen Agama Malaysia yang ada di Negara Bagian Terengganu, untuk mengajar studi agama dan pelatihan dakwah.

Setelah pamit kepada Menag, Prof. H Munawir Syadzali, rombongan itu langsung ke Malaysia. Mereka adalah Drs H. Makmun Thoha alumnus IAIN Jakarta, Drs. M. Erfan Soebahar alumnus IAIN Walisongo, Drs H. Asnan Ritonga alumnus IAIN Sumatera Utara, dan Drs Musni Tabsir alumnus IAIN Antasari Banjarmasir untuk menatar dan menjadi pendakwah. Satu orang, K.H. Kholiq Anwar dari Banjarnegara untuk menjadi Kiai atau Narasumber di Pondok Pesantren Kemaman. Juga ada 2 orang untuk menangani tahfizh dan hafalan Al-Qur’an, masing-masing yaitu Drs Azwar Rifa’i dan Drs Ahsin Wijaya.

Kesemua anggota tim ini bertugas selama dua tahun di Negara Bagian Terengganu. Tepatnya di pelbagai bagian yang ada di seputar negara baguab Terengganu. Khusus di bidang dakwah, mereka menangani dua kegiatan, yaitu Pelatihan Dakwah, dan terjun berdakwah ke masjid-masjid, kantor-kantor kerajaan atau swasta. Dalam pelatihan, Drs. H. Makmun Thoha menangani Retorika Dakwah; Drs M. Erfan Soebahar menangani Metodologi Dakwah, Asnan Ritonga menangani Nash Al-Qur’an dan Hadis di Bidang Dakwah, dan Drs Musni Tabsir menangani Psikologi Dakwah. Dan dalam terjun ke medan dakwah, kami diterjunkan ke kantor-kantor kerajaan/negeri, ke hospital, bank- bank, kantor pertanian, kantor perusahaan, ke relawan/sejenis hansip, ke sekolah-sekolah berprestasi, dan lain-lain.

Tugas yang diawali pada 1 Juni 1984 itu diakhiri dengan dengan waktu yang sama. Pada 1 Juni 1986 kami secara resmi meninggalkan Malaysia, menuju tempat masing-masing. Setelah itu, tim dakwah kembali ke tempat masing-masing. H. Makmun Thoha ke Kementerian Agama Jakarta; M. Erfan Soebahar ke IAIN Walisongo Semarang; H. Asnan Ritonga ke IAIN Sumatera Utara Medanl; sementara muballigh Musni Tabsir menekuni terus bidang dakwah yang ditekuni sebelumnya. Eba.–

Leave a Reply

Your email address will not be published.