Mengisi Agustusan-Masyarakat: di Era yang Masih Pandemi Covid 19 (2)

Mengisi kesempatan Agustusan di tahun 2021 ini tidak begitu jauh berbeda dengan tahun yang sebelumya. Karena kita masih dalam kondisi masa pandemi Covid 19, sehingga acara-acara hiburan yang bersifat ada srawungan, tetap diatur dengan tegas, demi terwujudnya kesihatan dan keselamatan jiwa bersama. Baik kegiatan Agustusan sendiri, maupun lainnya adalah aturan yang tegas untuk dilaksanakan.

Bendera Berkibar Sebulan
Bedanya dengan tahun yang lalu adalah adanya ketentuan bahwa bendera merah putih berkibar sepanjang bulan. Maka sejak tanggal 1 Agustus 2021, kita lihat bendera sudah berkibar setiang penuh hingga akhir bulan. Pada tanggal 31 Agustus 2021, karena sudah di akhir waktunya sesai dengan ketentuan, maka bendera sama dicabut dari peredarannya.

Hiburan di Daerah Terbatas
Di beberapa tempat terlihat adanya hiburan. Memberi kesempatan hiburan bagi daerah yang sudah turun levelnya sepeti Semarang pada Agustus 2021 tentu saja dapat ditolerir untuk menyelamatkan masyarakat dari unsur kejenuhan.
Maka pada daerah-daerah yang sudah di bawah level 3 misalnya kita temukan masyarakat menghibur dalam Agustusan dengan hiburan-hiburan segar. Pertama, makan kerupuk yang digantung sampai habis. Juga, mengeluarkan karet dari mulut dengan menggunakan lidah. Serta, memanjat pohon yang licin. Lalu, melintasi jembatan yang ada di kolam yang jima gagal bisa nyebur di kolam. Kemudian, lomba memasang celane pendek sambil tidur dengan memakai kaki, dll.

Sekat-Sekat KetatĀ 
Sekat-sekat penjagaan terlihat di berbagai kota atau kabupaten. Dari Semarang menuju ke Arah Demak, juga Kudus, atau Sebaliknya dari Kudus menuju Semarang melewati Demak, ditemukan sekat-sekat pengaman. Begitu juga jalan menuju Selatan yaitu ke Salatiga dan ke Solo, sekat-sekat penyelamat kita ketahui dipasang secara cukup rapi, dan di pelbagai tempat lain.

Acara Tirakatan Online
Acara tirakatan kita temui juga berlangsung sederhana. Selain mengetangahkan dzikir dan doa penting, maka acara sambutan, diiringi dengan menghadirkan pembicara yang sudah diketahui ke tengah-tengah masyarakat. Pada tahun ini, Pak KH Fauzi Arkan dihadirkan di tengah-tengah kita. Nada khusyuk dan penuh harap akan pertolongan, adalah kesan yang dapat ditatap pada acara tirakatan pada kesempatan ini.

Kita berharap, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pada tahun 2021 ini memasuki Ulang Tahunnya yang Ke-76, semakin telihat prestasi-prestasinya baik di tingkat lokal, regional, nasional, dan tentu saja Internasional. Karena negara tercinta ini sudah tidak asing lagi sekarang prestasinya. Baik ketika menghebatkan pembangungan yang begitu pesar, menampilkan diri dalam pergaulan nasional, hingga internasional yang bebas aktif. Selamat Indonesiaku (Erfan Subahar).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: