Ungkapan Hikmiah Ke-36

361- Sikap adalah perbuatan yang berdasar pada pendirian dan keyakinan. Maka sikap muslim yang ideal adalah tampilan akhlak karimah dan rasa kasih bagi sesama sebagai cermin dari rahmat bagi hidup maslahat di alam semesta (Erfan S). 362- Sikap muslim yang mesti tercermin dari pandangan hidup yang diyakininya cukup banyak, antara lain adalah jujur, disiplin, tekun, bertanggung jawab, sabar, tenang, dan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-35

351- Mengikuti pelatihan adalah cara yang membuat hidup terus berkembang. Baik yang dikemas dalam acara workshop, atau pelatihan menulis artikel, menulis jurnal, atau latihan interpreneurship,PLPG, semua berguna bagi upaya pengembangan diri ke depan (Erfan S, 21-8-2014).352- Mengikuti pelatihan akan bermuara dua keadaan, berkembang atau stagnan. Perkembangan selalu berangkat dari tekad kuat mengubah diri dengan kesadaran, sedang stagnan akibat suka memannjakan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-34

341- Meniru jejak Rasul saw dalam menggalang kerjasama antar penganut agama yang berbeda  bisa dilakukan di masa sekarang. Di kota Semarang forum kerjasama itu digalang dalam wadah Petamas, kependekatan dari Pemerintah,  Tokoh Agama, dan Masyarakat (Erfan S,  11-8-2014). 342- ‘Alaikum bi Sawadzil a’zham di masa sekarang, bisa saja adalah para ulama Indonesia; kita-kita ini. Pernyataan K.H. Mustafa Bisri itu saya […]

Ungkapan Hikmiah Ke-33

331- Kemampuan berprestasi tingkat dunia dari Indonesia nyaris tanapa batas. Pada bulan Ramadhan tahun 2014 ini kita dikejutkan oleh Musa, anak usia 5,5 tahun yang hafal Al-Qur’an 5 lembar sehari. Kemampuan hafalnya menyaingi Imam al-Syafi’i (Erfan S, 1-8-2014). 332- Nanda Rasyid adalah anak Indonesia yang secara autodidak menguasai Qiraah para Imam besar Timur Tengah. Reputasinya yang mendunia layak diapresiasi dengan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-32

321- Pemahaman luas tentang nafsu, mestinya membuat bijak di pengendalian. Nafsu amarah dan lawwamah dikendalikan dengan melawan gejolak negatifnya. Sedang nafsu mulhimah, mutmainnah, radiyah, mardiyah dan kamilah dengan memberdayakannya (Erfan S, 22-7-2014). 322- Kita punya dua nafsu yang mesti dikendalikan dengan melawan dan tidak memberi kesempatan baginya berkembang dalam diri, agar kita selamat dari geliat buruknya yaitu nafsu amarah dan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-31

311- Begitu nafsu kamilah sudah merasuk dalam diri, maka perilaku musyahadah telah dilakukannya, sehingga Tuhan lalu menganugerahkan banyak linuwih dari kemampuan musyahadah billah bagi dirinya di dunia sekarang dan di akhirat yang akan datang (Erfan S, 12-7-2014). 312- Ada dua Nabi teladan bagi kita yang kepadanya selalu diucapkan shalawat di dalam shalat kita  yang untuk itu kenangan umat disematkan oleh […]

Ungkapan Hikmiah Ke-30

301- Agak mengagetkan memang suatu ungkapan bahwa tidak semua nafsu mesti dilawan atau diperangi. Namun, begitu kita teliti dari Al-Qur’an, ternyata nafsu yang mesti dilawan terus hanya dua; nafsu amarah dan nafsu lawwamah, karena lima nafsu yang lain tidak cenderung ke kejalekan (Erfan S, 2-7-2014). 302- Nafsu yang mesti dilawan terus termasuk oleh orang yang berpuasa adalah nafsu amarah dan […]

Ungkapan Hikmiah Ke-29

291- Persiapan Puasa Ramadhan bisa dibagi jangka panjang dan jangka pendek. Persiapan jangka panjangnya bisa mulai dengan menyisihkan zakat mal segera setelah menerima rezeki dari bulan ke bulan, lalu ditabung hingga tinggal membagikan di bullan Ramadhan (Erfan S, 22-6-2014). 292- Persiapan puasa jangka pendek bisa  berupa hal-hal yang dirasa langsung manfaatnya di sekitar pelaksanaan ibadah puasa, seperti sandang, perawatan papan, […]

Ungkapan Hikmiah Ke-28

281- Tugas studi sampai mencapai gelar doktor adalah tugas individual yang mestinya dipersiapkan dengan matang. Jika kemampuan kita diperkirakan dapat menjangkaunya sebaiknya ditempuh secara fokus sampai berhasil (Erfan S, 13-6-2014). 282- Dampak studi ke program doktor yang tidak dipersiapkan  matang, sering menyulitkan penyelesaian di belakang hari. Hal itu karena setiap mahasiswa dikelilingi banyak persoalan non teknis, juga diseret ke aktivitas […]

Ungkapan Hikmiah Ke-27

271- Guru itu bisa digugu dan ditiru jika ilmu yang dimiliki benar-benar telah dikuasai secara mantap dan andal, jelas autentiknya, terus didalami dan dijaga kualitasnya, sedang kualitas pribadinya dan kapasitas intelektualnya terpelihara (Erfan S, 3-6-2014). 272- Ada pembeda lain antara manusia dan hewan, jika hewan sudah gembira dengan memiliki pakan cukup atau melimpah, sedang manusia baru bahagia setelah menguasai ilmu, […]