Awal Januari 2022: Semoga Terus Menjadi Momentum Kegembiraan Masyarakat & Bangsa

Pada awal Januari 2022 sekolah-sekolah dan madrasah-madrasah di pelbagai kawasan Indonesia sudah tampak hingar bingar membuka pembelajaran secara offline. Di pelbagai tempat, sudah sama kita saksikan sekolah dan madrasah didatangi lagi oleh para murid tempat pendidikan itu, yang sudah hampir dua tahun ini suasananya sepi oleh karena sama mengalami masa pandemi. Ketika jam-jam masuk sekolah, kalau sejauh hampir dua tahunan ini terasa sepi, kini jalan-jalan sudah mulai ramai dengan adik-adik, anak-anak kita, yang terdengar dan kelihatan bersuara, dengan perasaan gembira diantar oleh orang tuanya, atau ada yang berjalan, sejak dari pukul enam pagi sampai menjelang sekolah masuk pada pk 7.00 pagi hari.

Sekolah Secara offline Dimulai
Sejak awal Januari 2022 ini, pembelajaran secara bertatap muka langsung (offline) sudah dimulai. Terdengar dari dalam rumah ketika sudah masuk waktu pagi, suara adik-adik yang pergi ke sekolah dengan diantar orang tuanya, atau mengendarai kendaraan jemputan, atau naik sepede sendiri, atau dengan berjalan kaki dengan mengeluarkan bersuara spontan di sana-sini. Walau pada mulut atau lisan mereka masih ditutupi dengan kain masker, tetapi suara yang menunjukkan nada sama-sama dalam suasana bergembira itu sudah mulai kedengaran lagi, mirip seperti yang dialami mereka di tahun-tahun ketika situasi sama normal.

Waktu Sekolah Dipadatkan
Dari kondisi di atas dan penuturan para cucu dan adik-adik yang bersekolah dapat dipahami bahwa kondisi kina sudah mulai menandakan sudah suasana yang kembali normal, itupun ternyata tidak hanya di sekolah-sekolah dan madrasah-madrasah tetapi juga di lingkungan masyarakat keseharian. Kita saksikan juga, adik-adik yang dulunya sama mengaji, kini sudah mulai berani minta untuk aktif mengaji lagi. Para santri, dimana tempat kami di Beringin, Ngaliyan, Semarang juga mengelola TPQ untuk para murid-murid di sekitar perumahan, alhamdulillah sudah secara reguler datang mengaji lagi beberapa menit sebelum salat maghrib dipanggil untuk salat oleh para mu’dzdzin di masjid-masjid dan mushalla-mushalla. Alhamdulillah, suadana hati bergembiran kelihatan di sana-sini. Pada santri pun sudah kelihatan banyak celotehnya terinspirasi dari kondisi mereka dari suasana sekolah, madrasah, masyarakat, yang terbawa di dalam perjumpaan awal saat-saat mereka aktif mengaji, sejak awal Januari 2022 ini.
Dituturkan oleh adik-adik para pelajar dan sekolah, bahwa jam sekolah saat ini dipadatkan. Pulangnya dari sekolah lebih awal beberapa jam dari waktu-waktu dimana dulu lebih panjang beberapa dari sekarang.

Akhir kata, diharapkan semoga kondisi ini berangsur-angsur kembali normal, seperti masa-masa sebelumnya baik di lingkungan pendidikan, masyarakat, dan negara. Tidak saja di lingkungan sekolah, madrasah, pondok-pondok pesantren. Akan tetapi, hingga kondisi masyarakat luas dalam semua kalangan akan kembali kelihatan gembira dalam kehidupan yang normal. Semoga perkembangan baru mengenai Omicron, dapat dikendalikan dalam beberapa bulan ini, baik di Indonesia maupun dunia luas.
Semoga semua kita diberi pertolongan Allah dan perlindungan-Nya bisa hidup dalam situasai yang sejalan dengan kenyataan hidup normal, sejahtera dan bahagia (Erfan Subahar).

Leave a Reply

Your email address will not be published.