Menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1443: Meneladani Nabi Ibrahim A.S.

Web ini dapat terlihat normal kembali pada hari Sabtu Malam Ahad, 9 Juli 2022. Yaitu pada saat, dimana Pak Heri Mustafa M.Kom, berkesempatan untuk menyempurnakan apa-apa yang saya layak tahu di tengah berkembangnya wordpress dalam mengantisipasi kondisi yang berkembang.
Trima kasih atas masukannya Pak Heri dan segenap pembaca website ini, semoga amal-amal baik kita bermanfaat bagi tampilan web ini sekarang dan ke depan.
Nabi Ibrahim a.s. dan profil keluarga berkelas
1. Sedari kecil, tentu dalam bimbingan wahyu, dia sudah kritis berkenaan dengan Tuhan dan alam semesta dari segi kenyataan kemahahebatanya sebagai Tuhan. Di dalam dialognya, selalu dipertanyakan, sampai sejauhmana ditemukan Tuhan yang hakiki;

2. Dengan keyakinannya yang sangat teguh, Tuhan Allah sang Pencipta tetap diyakininya, Dialah yang Maha Benar dan Maha Kuasa, tanpa gentar sedikit pun dari keyakinannya itu, sampai akhirnya bara api disiapkan untuk membakarnya. Berbukti bahwa Tuhan itu Wujud dan nyata Ke-Maha-Hebatan-nya.
3. Ketika sudah membina mahligai keluarga, keyakinan yang hebat atas Keberadaan dan Kemahakuasaan Tuhan itu pun, tidak juga mengurangi rasa percayanya akan Tuhan Yang Esa dan Maha Kuasa itu. Ujian tidak punya putera, yang akhirnya memiliki putera atas kekuasaan Tuhan, juga ujian atas keimanan keluarganya, berbuah bukti yang maha meyakinkan bahwa semuanya itu, merupakan bukti nyata kehebatan Allah.

4. Maka dari itu, Selamat Hari Raya Haji, Idul Adha, semoga syari’at Nabibiyullah Ibrahim jelas adalah uswah yang sangat layak kita kenang, yang diperhebat lagi dengan adanya uswah Nabi Akhir Zaman, Nabi Muhammad saw (Erfan Subahar).

Leave a Reply

Your email address will not be published.